Baking & Travelling

Tampilkan postingan dengan label Bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandung. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 September 2016

The Lodge Maribaya

Kalau membahas bandung memang tidak akan pernah ada habisnya, selalu saja ada tempat menarik untuk dikunjungi. Salah satu tempat wisata yang sedang naik daun di bandung adalah the lodge. The lodge ini terletak di kecamatan cibodas, maribaya Bandung, tepatnya di dekat air terjun maribaya. Setelah melewati pintu masuk air terjun maribaya dan maribaya water spring, sekitar 5 km lagi kita akan tiba di pintu masuk the lodge ini. Harga tiket masuk the lodge 25rb per orang dan jam operasionalnya mulai jam 10.00 sampai jam 17.00 saja. Kami sampai sana sekitar pukul 09.00 dan sudah banyak orang yang mengantri untuk membeli tiket namun sayangnya petugas penjualan tiket baru datang pukul 10.00. Cukup siang memang jam buka di the lodge ini, namun tenang saja ternyata dengan waktu buka yang cukup siang, udara di dalam the lodge tetap sejuk karena memang dikelilingi hutan hujan tropis. 

The lodge ini terkenal dengan pemandangan ke arah hutannya yang rindang. Ada beberapa fasilitas wisata yang disediakan disini antara lain tempat menginap di dalam tenda-tenda yang cukup bagus, beberapa restoran dengan pemandangan ke arah tebing, ayunan di atas tebing, rumah pohon untuk tempat berfoto-foto, dan sepeda udara (sky cycling). Semua tempat berfoto disini sangat instagramable karena itu tempat ini memang cukup terkenal di instagram. Tiket naik ayunan dan rumah pohon masing-masing 15rb per orang dan ada ketentuan yang boleh menaikinya harus diatas 15 tahun. Sebaiknya bersama dengan teman/keluarga yang bertugas memfoto jika ingin naik ayunan, rumah pohon dan sepeda udara. Namun tenang saja kalau kita sendiri kesana, khusus rumah pohon ada fotografer disana yang akan memfoto kita dengan berbagai gaya, kita cukup membayar 10rb saja perfoto dalam bentuk softcopy.
















Senin, 15 Februari 2016

Clove Garden

Beberapa waktu lalu kami berlibur ke bandung dan garut. Liburan kali ini adalah mengisi waktu libur kuliah saya,walaupun sebenarnya hanya statusnya saja lbur kuliah pada kenyataannya saya tetap harus masuk kantor. Beberapa hari sebelumnya saya sudah mempersiapkan liburan dengan memesan hotel seperti biasanya di situs online. Ketika saya mencari-cari hotel dengan harga yang bagus namun dengan pemandangan terutama harus memiliki kolam renang, karena anak saya sangat suka berenang (main air), saya menemukan hotel ini dengan view infinity pool yang cukup bagus. Hotel ini tergolong masih baru satu manajemen dengan noor hotel dan fabu. Letaknya saja yang agak jauh dari jalan besar, tepatnya di daerah dago bersebrangan dengan intercontinental hotel, dibelakang dago golf. Letak hotel ini berada di bukit yang pastikita dapat melihat pemandangan yang sangat bagus.


infinity pool dengan pemandangan kearah lembah yang sangat cantik

ada kolam jacuzzi, namun sayang airnya dingin



terdapat bean chair untuk bersantai-santai

dingiiin ngga yaaa



Sabtu, 13 Februari 2016

Taman Begonia & Cottonwood

Kota bandung adalah kota terfavorit buat saya. Saya selalu senang jika kembali lagi mengeksplorasi beragam wisata dan kuliner di kota ini, karena pasti banyak hal yang baru yang saya bisa temui di kota ini. Sebagian besar dari tempat2 wisata tersebut tidak jarang menginspirasi saya dalam kehidupan sehari-hari seperti menata interior rumah maupun taman.  Tempat wisata yang satu ini letaknya berada di daerah lembang, satu arah dengan de ranch yang ada di lembang namun masih terus melewati de ranch. Taman bunga ini tidak terlalu luas, namun cukup untuk berwisata melihat-lihat pemandangan bunga yang cantik-cantik. Selain itu banyak spot bagus untuk berfoto. Selain berisi teman bunga, disini juga menyediakan bibit tanaman atapun keperluan berkebun seperti bermacam pot dan pupuk juga disediakan di sini. 

Setelah dari taman begonia, kami melanjutkan perjalanan ke cottonwood untuk makan siang. Cottonwood ini merupakan cafe dan juga penginapan (bed & breakfast). Terletak di kawasan perumahan disamping tol pasteur, dekat sekali dengan universitas maranatha, tidak heran banyak mahasiswa yang sering datang kesini untuk sekedar nongkrong hingga mengerjakan tugas kuliah. Sebaiknya jika mau kesini ketika akan pulang dari bandung karena bisa langsung menuju gerbang tol pasteur jika dari sini. Tempatnya sangat cantik dengan interior desain yang unik. Interior cottonwood ini mengusung tema rustik yang memang sedang tren akhir-akhir ini. Harga makanan disini memang relatif lebih mahal namun rasa makanan yang disajikan cukup sebanding dengan harganya. Ada berbagai macam teh yang dapat di pesan di cafe ini.




banyak spot bagus untuk berfoto di taman bunga ini, salad satiny hiasan sepeda ini


bayak sekali bunga begonia disini, pernah mencoba membeli dan merawat dirumah, sayangnya tanaman ini tidak bertahan lama di rumah saya, cepat sekali layu dan membusuk 











ini bagian dapurnya, simple dan multifungsi

bagian dalam cafe, sangat homey.. :)

teras cafe cotton wood, cantik dengan hiasan berupa tumbuhan hidup, contok ide untuk mendekor teras dirumah :)

sudut yang nyaman untuk sekedar bersantai menikmati secangkir kopi dan snack

box kayu untuk tempat mendonasikan majalah yang dudah tidak terpakai lagi

ada anak yang lagi serius baca, entah apa yang lagi dibaca :D

disini juga menjual barang-barang keperluar dekorasi rumah

bisa dicontek idenya menggunakan palet bekas untuk tempat majalah

FarmHouse Lembang

Tempat yang sangat booming di bandung akhir tahun 2015 dan sampai saat ini pun masih ramai dikunjungi wisatawan. farmhouse ini terletak di jalan raya lembang, sebelah kanan jalan tidak jauh setelah Boscha kalau dari arah setiabudhi. Ini merupakan tempat rekreasi keluarga, didalamnya terdapat restoran, toko souvenir, permainan anak, dan peternakan mini. Saya kesini pada bulan januari pertengahan dan masih sangat penuh di dalam bahkan sulit untuk berfoto karena spot foto yang bagus dipenuhi orang juga untuk berfoto. Sepanjang jalan dekat farmhouse ini banyak yang menyewakan parkir kendaraan berbayar, saran saya tetap saja parkir ke dalam selama gerbang farmhouse belum ditutup karena masih banyak parkiran di dalam kalau gerbang belum ditutup untuk mobil masuk. Hanya saja karena padatnya mobil yang ingin masuk sehingga di depan pintu farmhouse dijaga oleh polisi lalu lintas, tidak jarang pengunjung yang antri diarahkan untuk terus jalan oleh polisi, sehingga jika kita ingin masuk kedalam harus memutar jalan kembali. Menurut saya tempatnya memang enak sekali untuk wisata keluarga namun sayangnya kalau banyak orang seperti ini kita juga tidak bisa leluasa untuk menikmati, yang ada malah buru-buru mau balik karena yang pemandangannya tertutup banyak orang. Saya sempat mencicipi makanan di salah satu restonya, menurut saya harganya cukup mahal, sayangnya rasa makanannya tidak sebanding dengan harga yang dibayar. Pemandangan dsini dapat juga dijadikan referensi dalam menata rumah mapun taman, karena semuanya tertata indah dan rapih. Banyak tanaman sayur-sayuran yang dibiakan dan dirawat dsinii, bisa menjadi inspirasi mengisi taman belakang rumah. 



si kakak bergaya di depan kedai minuman jus, dengan penataan yang unik yaitu memajang buah-buhan lokal dan tanaman sayur di depan kedai

salah satu sudut di dalam resto, kabocha kesukaan fathian berjejer rapi disana, rasanya pengen dicomot bawa pulang buat cemilan si dd, hehe

inspirasi penataan dapur dengan berbagai topeles kaca berisikan berbagai macam bentuk pasta, abis ini langsung beli topeles kaca diisi macaroni, hihi


idenya bisa dicontek, dengan menanam tanaman bunga di depan jendela rumah, rumah jadi terlihat lebih cantik




ceritanya si dd mau ikutan kakanya minta difoto bergaya pakai kacamata juga :D