Baking & Travelling

Sabtu, 13 Mei 2017

Korea Trip (Part 4) : Food Street

Jika berkunjung ke Korea jangan lupa untuk mencoba berbagai food streetnya, karena banyak sekali variasi jajanan di Korea. Beberapa tempat seperti pasar dan tempat wisata pasti akan selalu ada yang menjual berbagai food street ini. Salah satu tempat di Korea yang terkenal dengan food streetnya adalah Myeongdong. Myeongdong ini merupakan tempat yang menjual berbagai kosmetik, hampir semua toko yang ada di Myeongdong adalah toko kosmetik. Walaupun ada beberapa yang menjual baju, sepatu dan aksesoris. Berbagai penjual food street di Myeongdong sangat mudah ditemui, karena biasanya para pedagang food street berjejer di sepanjang jalan Myengdong market dimulai dari ujung keluar subway stasiun Myeongdong. Jika ingin mencoba berbagai food street disini pastikan untuk datang sore hari sekitar pukul 16.00, karena para pedang food street ini baru berjualan di sore hari hingga malam hari. 

Tempat lainnya yang banyak menjual food street yaitu Insadong. Insadong market adalah tempat menjual berbagai macam kerajinan khas korea. Jika ingin membeli souvenir khas buatan tangan korea, dapat membelinya di pasar ini. Berbagai jenis food street juga bisa kita jumpai disini. Disini juga penjual Turkish ice cream dengan berbagai atraksinya kepada pembeli. Ada juga makanan yang seperti rambut nenek, namun dengan isian kacang atau coklat. Biasanya jajanan ini dapat dijadikan oleh-oleh karena dapat tahan 3 bulan jika disimpan di kulkas. Jangan lupa untuk mencoba minuman khas yang selalu ada di drama korea, yaitu banana milk, dapat dibeli di berbagai mini market atau vending mechine minuman yang terdapat di berbagai sudut jalan. Minuman ini ada tiga varian rasa, yaitu banana, kopi, dan strawberry. Menurut saya yang paling enak dari ketiga varian tersebut adalah kopi, mungkin karena saya tidak terlalu suka susu sehingga rasa susunya pada varian kopi tidak terlalu kuat.

Kacang kenari (chestnut) yang banyak dijual di pinggir jalan, ini mengingatkan saya pada food street yang juga banyak dijual di Turki

Ice cream fish cake, harganya 4000 won, food street ini saya temui di Insadong Market

Jajanan ini seperti rambut nenek yang di isi kacang/coklat, satu box berisi 10 dengan harga 5000 won

Minuman khas drama korea, selalu ada banana milk, harga susu ini sekitar 1300-1500 won

Banana milk rasa kopi, ada varian strawberry juga

Korean Ice cream, ini ada di japan menuju Bukchon hanok village

Mochi strawberry


di dalam mochi ada strawbery yang cukup besar, rasanya enak lembut mochinya berpada dengan asam manisnya strawbery, harganya 2500 won

Taiyaki sejenis wafel berbentuk ikan, ada di mana-mana, ini yang di myeongdong

Harganya 4000 won

berbagai pilihan rasa pada isiannya, saya mencoba yang nutela

Banana crepes ada di Myengdong



Ayam dan kue beras (tabokki)



Jajanan ini juga ada di myengdong, harga 5000 won

Satu kotak strawberry seharga 5000 won, strawberrynya besar-besar dan tidak ada yang busuk di dalam kotak, rasanya pun tidak terlalu asam

Berbagai jenis buah segar seharga 5000 won

Ayam dan ubi goreng dengan toping madu, jajanan ini saya temui di Heundae market 

Ubi goreng dengan toping madu seharga 3000 won

Berbagai olahan daging dan sosis, pastikan untuk bertanya apakah terdapat daging pork atau tidak, yang ini saya tidak mencobanya


Korea Trip (Part 3) : Makanan Halal

Mencari restoran halal di korea cukup sulit, biasanya restoran yang sudah bersertifikat halal berada di tempat-tempat tertentu saja seperti di kawasan Itaewon. Itaewon sendiri adalah sebuah daerah di Seoul dimana mesjid utama Seoul berada, kemungkinan memang menjadi mesjid satu-satunya yang berada di kota Seoul. Di sekitar mesjid banyak sekali restoran halal, salah satunya restoran Eid dari malaysia yang saya datangi. Restoran ini menyajikan menu khas korea tentunya yang halal. Kokinya pun orang korea asli sedangkan pelayannya orang malaysia. Kami memesan bulgogi set seharga 10rb won dan samgyetang yakni kaldu ayam khas korea seharga 12rb won. Harga makanan di Korea memang cukup mahal jika di konversikan ke rupiah. Maka dari itu biasanya saya makan di restoran hanya satu kali sehari ketika siang hari sedangkan untuk sarapan dan makan malam biasanya saya memasak di airbnb, selain lebih menghemat juga karena tidak terdapat makanan halal di sekitar airbnb tempat saya menginap. Rasa makanan khas korea yang saya icipi di restoran ini cukup masuk di lidah saya, mungkin karena sudah diolah ke dalam cita rasa malaysia namun masih khas msakan korea. 

Restoran lainnya yang saya coba selama di Seoul ketika saya berjalan-jalan ke Insadong Market. Restoran ini memang belum ada sertifikat halal tapi keterangan restoran ini no pork no lard. Saya menemukan ulasan tentang restoran ini dari blog http://www.diarysivika.com/2017/01/kuliner-di-korea-selatan.html disana sangat jelas petunjuk arah menuju restoran ini. Nama restorannya dalam bahasa latin claypot sujebi, tapi ketika sampai sana kita tidak akan menemukan tulisan latin, yang ada hanya tulisan korea, sehingga saya sempat bingung bertanya pada orang korea pun tidak tahu. Maka saya hanya mengandalkan petunjuk dari blog tersebut. Restoran ini memang berada di gang sempit, awalnya saya tidak menyangka bahwa di gang sempit ada restoran, tapi ternyata banyak sekali restoran di kawasan ini. Claypot sujebi sendiri adalah nama menu yang menjadi andalan restoran ini, bentuknya seperti tekwan namun dengan bahan dasar mi dari tepung beras. Rasanya jika sedikit cukup masuk di lidah namun jika kebanyakan akan merasa enek. Harga claypot sujebi sendiri 6000 won sedangkan nasi putih seharga 2000 won. Kimchi dan air putih sudah disediakan gratis, menurut saya rasa kimchi disini cukup enak dan masuk lidah saya. Saya tidak suka kimchi yang terlalu banyak bubuk cabai karena akan berasa pahit ketika dimakan, namun kimchi disini cukup pas bumbunya buat saya. Menu di restoran ini juga dilengkapi oleh bahasa melayu karena katanya cukup banyak orang melayu yang datang ke restoran ini. 

Restoran halal lainnya yang saya coba di daerah myeongdong yaitu restoran nepal. Disini saya mencoba chicken and mushrooms soup serta samboza. Menurut saya rasa masakan disini cukup enak. Harga samboza sekitar 5000 won dapat 2 pcs yang besar dan harga untuk supnya 8000 won, nasi putih seharga 2000 won. Restoran ini letaknya ada di tengah-tengah pasar myeongdong. Ketika saya berada di Busan saya sempat mencoba restoran seafood yang tidak menyajikan menu pork. Cukup sulit menemukan restoran yang tidak mengolah pork, walaupun banyak sekali restoran seafood di sepanjang jalan pasar Heundae. Setelah bertanya-tanya menu pada setiap restoran seafood yang kami temui, akhirnya kami menemukan satu restoran yang tidak ada menu pork. Harga rata-rata makanan di restoran seafood disini cukup mahal karena menyediakan menu set dalam jumlah yang cukup banyak. Satu set biasanya berkisar 20000-50000 won. Saya menemukan harga makanan yang paling murah yaitu rockfish stew seharga 15000 won. Saya pikir yang disajikan hanya sup  ikan saja, ternyata yang disajikan menu lengkap dengan kimchi dan sayuran (salad). Jika ingin menabah nasi cukup dengan 1000 won sudah mendapatkan nasi merah satu mangkuk. 

menu di claypot sujebi yang kami pesan

buku menu di claypot sujebi

Banyak eonni2 yang menggunakan hanbok di daerah Insadong 

ini yang dinamakan claypot sujebi

Tempat makan lesehan di dalam claypot sujebi

Rasa kimchi disini termasuk yang enak menurut saya

Tempat masuknya berada di gang sempit seperti ini, tidak terlihat restoran jika dari luar, tampak seperti pintu belakang sebuah rumah, tapi kalau sudah masuk ke dalam, akan terlihat ramainya.

Satu set menu rockfish stew di Heundae market Busan

Rockfish stew

Nasi merah

Mirip seperti bihun goreng dan rasanya pun mirip bihun goreng di Indonesia, sempat terharu karena sudah beberapa hari di Korea baru merasakan makanan yang mirip dengan yang di Indonesia

Salad dan mashed potato sebagai pelengkap menu sup ikan

Rasa kimchi berbeda-beda setiap restoran, dan saya kurang menyukai rasa kimchi disini 

Restoran malayasia di Itaewon namun menjual makanan khas korea yang halal

Setiap restoran di korea selalu menyediakan gratis satu botol air putih beserta gelasnya, sehingga kita bisa menghemat budget untuk pengeluaran minum

Pelayannya orang malaysia, namun kokinya orang asli korea

Satu set menu bulgogi, selalu ada kimchi

Bulgogi

Sup rumput laut, rasanya enak

Samgyetang , sup kaldu ayam khas korea, rasanya segar dan dapat menghangatkan badan

di dalam restoran nepal di kawasan Myeongdong

Chicken and mushrooms soup

Samboza

Restoran halal yang berada di daerah Itaewon, di dekat Eid restoran di Itaewon

Restoran halal yang berada di daerah Itaewon, di jalan menuju Mesjid Itaewon

Say menemukan satu restoran Indonesia di daerah Itaewon tepatnya di jalan menuju masjid Itaewon

Menyajikan menu Indonesia

Restoran halal yang berada di daerah Itaewon

The halal guys, restoran halal yang berada di daerah Itaewon