Baking & Travelling

Jumat, 12 April 2013

Bronketem

Resep bronketem ini sudah pernah di post sebelumnya. Sebenarnya buatnya udah lama juga, tapi karena menumpuknya tugas kuliah dan lagi musim ujian, jadi baru kali ini di post. Toppingnya di tambah keju yang di parut, dengan perpaduan ketan item dan keju panggang, rasanya jadi semakin cihuyy.. selamat mencoba... :)






Selasa, 09 April 2013

Choco Truffle Cake

Cake ini aq buat untuk teman kelasqu di FIK UI dan pesanan dari Bu Yuni untuk promosi guru besar Prof Budi minggu lalu di Balai sidang. Seperti biasa resep kuenya udah pernah aq posting di blog dan di adopt dari Blognya Mb Ricke.






Chifon Cake Keju



Resep ini aq ambil dari blognya cakefeever, dan baru pertama kali nyoba buat, ternyata berhasil-berhasill... :)
150 gram terigu protein rendah, ayak
100 gram keju cheddar, parut
1/2 sdt garam
100 gram gula kastor
100 ml minyak goreng
100 ml susu cair (aku pakai UHT)
5 kuning telur
7 putih telur


Olesan dan Taburan:
200 gram mentega/margarine (aku tidak pakai olesan)
200 gram keju cheddar, parut (keju langsung aku tabur sebelum dipanggang)


How-To:
Panaskan oven pada 180 derajat Celcius. Siapkan loyang chiffon diameter 24 cm. Jika ada, gunakan loyang chiffon berkaki. Jangan olesi bagian dalamnya dengan minyak/margarin.
Campur terigu dengan keju parut, garam, dan 2 sdm gula kastor, aduk rata. Buat lubang di tengah campuran tepung, tuangi minyak goreng, susu dan kuning telur. Aduk dengan pengocok kawat hingga licin, sisihkan.
Kocok putih telur dengan mikser berkecepatan sedang hingga berbusa, masukkan cream of tartar (kalau pakai) dan sisa gula dalam beberapa tahapan. Kocok hingga putih telur membentuk ujung yang tumpul waktu mikser diangkat.
Masukkan putih telur dalam beberapa tahapan ke dalam adonan tepung, aduk perlahan hingga rata. Perciki bagian dalam loyang dengan air masak.
Tuang adonan ke dalam loyang. Masukkan dalam oven, panggang hingga matang (kira-kira 75 menit). Tandanya tidak ada sisa adonan yang menempel ketika ditusuk dengan lidi. Keluarkan kue dari oven, segera balikkan loyang hingga kue benar-benar dingin (kurang lebih 1 1/2 jam). Keluarkan kue dari loyang dengan bantuan spatula/pisau panjang.
Balikkan kue di rak kawat, balik sekali lagi ke piring saji sehingga bagian atas kue tetap di atas. Olesi seluruh permukaan kue dengan mentega/margarin, lalu taburi keju parut.

Notes:

Masukkan putih telur sedikit dulu ke dalam adonan tepung. Aduk balik perlahan, setelah itu masukkan lagi secara bertahap. Tekstur halus Chiffon cake sangat dipengaruhi oleh adukan ini. Bila ada putih telur yang masih belum teraduk sempurna, bisa menimbulkan rongga-rongga di chiffon cake yang sudah dipanggang.
Saat memanggang, aku menggunakan suhu 150 C dan waktu panggang selama 90 menit sesuai ajaran mbak Fatmah 
Jangan membuka pintu oven selama paling tidak 60 menit pertama supaya cakenya tidak kempes.
Setelah 90 menit, aku cek permukaan kue. Ketika sudah cukup kering baru dikeluarkan.
Keju aku tabur langsung ketika adonan belum dipanggang. Hasilnya adalah keju yang crispy menambah kelegitan chiffon cakenya.










Tiramisu

Bahan:
Spongecake coklat, ukuran sesuai kebutuhan, belah tipis menjadi 3 bagian dengan tebal kurang lebih cukup masing-masing 1 cm saja.

Espresso syrup:
1 sdm kopi espresso intant (kopi hitam instant tanpa ampas), klo yang suka lebih pahit bisa ditambah jadi 2 sdm
150 ml air
1 sdm gula pasir
1/2 sdt essence coffee noir (optional, gak pakai juga gak apa-apa, hanya sebagai penguat aroma kopinya saja)
*Original pakai Marsala/Kahlua/Rhum --> Alkohol

Tiramisu Mousse:
250 gram mascarpone cheese
1 sdt essence vanilla
50 gram gula pasir halus (aku pakai gula pasir yang aku blender sebentar sampai halus)
250 ml krim kental/whipping cream cair

Olesan:
Chocolate spread Nutella (atau pakai selai coklat apa saja yang mudah didapat)
Dark cooking chocolate diserut halus

Topping:
Coklat bubuk
Coklat hitam utih, diserut
Fresh strawberry dan coklat praline (optional)

Cara membuat:
1. Espresso syrup: Didihkan air, masukkan kopi instant dan gula pasir. Aduk sampai larut. Matikan api, masukkan essence coffee noir. Aduk rata. Dinginkan.
2. Kocok manual mascarpone cheese, hanya sampai lembut saja dan gerindilannya hilang. Gak usah lama-lama. Sisihkan.
3. Kocok krim kental/whiping cream cair dan gulapasir halus dengan mixer sampai mengembang dan kaku. Masukkan essence vanilla dan 3 sendok makan espresso syrup, kocok rata.
4. Campurkan whipped cream dengan mascarpone cheese sedikit emi sedikit sambil diaduk rata perlahan (bisa menggunakan mixer keceatan aling rendah).

Penyelesaian:
Dengan menggunakan ring cutter besar/mika/loyang bongkar pasang, letakkan selembar cake di bagian dasar (ukuran diameter cake lebih kecil dari diameter rin/mika/loyang), basahi dengan espresso syrup.
Tata savoiardi/ladyfingers di bagian sisi ring/mika/loyang. Beri olesan Nutella, kemudian 1/3 bagian tiramisu mousse dan beri dark coklat parut. Tutup lagi dengan selembar cake. Begitu seterusnya dan diakhiri dengan tiramisu mousse. Masukkan kulkas minimal 4-5 jam, disimpan 24 jam lebih bagus agar krimnya lebih kokoh untuk dipotong.
Sebelum disajikan, ayakkan coklat bubuk kemudian beri taburan coklat hitam putih serut.








Oreo Cheddar Cheese Cupcake

Resep ini diambil dr blognya just ordinary kitchen yg sdh aq modifikasi.


Bahan A:
130 gram susu cair
40 gram unsalted butter (mentega tawar)
125 gram keju cheddar, diparut halus

Bahan B (campur dan ayak):
20 gram tepung terigu protein sdang
15 gram maizena
15 gram bubuk coklat
Bahan C :
3 kuning telur
1 sdt parutan kulit jeruk lemon (biar wangiiiii...)

Bahan D :
3 putih telur
90 gram gula pasir (sesuai selera manisnya)
1 sdt air jeruk lemon


Cara membuat :
1. Siapkan loyang bulat diameter 18 cm, oles bagian dasar loyang dengan mentega, alasi kertas roti, oles lagi dengan mentega.
2. Tim bahan A sampai keju larut (klo masih ada gerindilan sedikit kecil-kecil juga ga apa-apa)
3. Masukkan bahan B selagi bahan A masih hangat (tapi jangan panas), aduk rata hingga lembut dan tidak bergerindil lagi terigunya. Pakai baloon whisker atau mixer kecepatan rendah sebentar aja.
4. Masukkan bahan C. Aduk rata. Sisihkan.
5. Kocok putih telur sampai berbusa, masukkan air jeruk lemon dan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai SOFT PEAK (jangan terlalu kaku dan kering, cukup sampai mengembang, creamy dan masih mengkilap).
6. Ambil sedikit adonan putih telur, masukkan ke campuran keju. Aduk rata. Masukkan campuran ini ke sisa putih telurnya. Aduk balik dan perlahan sampai merata.
7. masukkan adonan kdlm 1/2 cup lalu masukan biskuit oreo masukkan lg adonan hingga 3/4 cup
8. Panggang selama 25 menit pake suhu 180'C atau pakai api kecil hingga matang dan permukaannya keemasan.
9. Setelah matang, biarkan di loyang hingga agak hangat dulu dan bagian pinggirnya terlihat agak menjauh dari sisi loyang.
8. Hias dg krim oreo 










Jumat, 01 Februari 2013

Oleh-oleh khas Lombok

Mendengar kata lombok, mungkin sebagian besar orang sudah tau cinderamata yang terkenal dari pulau itu adalah mutiara. Tapi kita tidak akan tahu oleh-oleh lain yang bisa didapatkan sebelum berkunjung langsung ke sana. Setelah sibuk mencari tahu di mbah google dan bertanya langsung oleh teman saya yang kebetulan ikut suaminya bertugas di Lombok, saya baru tau ternyata banyak cinderamata khas Lombok lainnya selain mutiara. Cinderamata yang saya dapatkan dan saya beli disana antara lain bros mutiara (tentu saja mutiara air tawar, karena mutiara air laut harganya jauh lebih tinggi), kain songket dan kain sarung yang saya beli di desa sade (salah satu desa wisata di Lombok), oleh-oleh, makanan khas Lombok yaitu kacang mete, manisan rumput laut, dodol rumput laut, ting-ting kacang mete. 



Jika ingin membeli oleh-oleh makanan khas lombok, teman saya merekomendasikan tempat membelinya yaitu di Phoenix Food, sebuah toko kecil yang terletak di dekat pasar cakranegara di daerah mataram. Jika ingin kesini harus lihat lebih jeli karena tokonya masuk ke dalam, dari jalan raya hanya ada papan nama sesuai dengan nama tokonya. Variasi oleh-oleh makanan disini cukup banyak dan lengkap, disini juga menjual dodol aneka rasa buah, mulai dari nangka hingga pepaya. 


Pusat penjualan mutiara di Pulau Lombok terletak di daerah sekarbela, sepanjang jalan Sekarbela ini mudah sekali menjumpai toko-toko yang menjual berbagai produk mutiara baik mutiara air tawar maupun mutiara air laut. Namun sayangnya, harga mutiara di daerah ini cukup mahal, kebetulan ketika saya bertanya oleh penduduk asli, ada yang merekomendasikan tempat yang menjual mutiara dengan harga yang lebih murah. Tempatnya terletak di samping mataram Mall, di sepanjang jalan samping mall banyak ditemui toko-toko yang menjual berbagai macam oleh-oleh mulai dari mutiara hingga kain songket/sarung khas Lombok. Harga yang ditawarkan di tempat ini memang paling murah dari Sekarbella  maupun tempat wisata lain yang juga menjual oleh-oleh seperti pantai senggigi dan pantai kuta.


Cinderamata lainnya adalah kain khas lombok. Kain ini bisa berupa songket, sarung, maupun batik dengan motif khas Lombok. saya membeli kain sarung dan songket di Desa Sade, yaitu desa wisata dimana suku asli Lombok tinggal. Sebenarnya harga oleh-oleh di desa ini dapat ditawar jika kita pandai menawar, maka kita akan mendapatkan harga yang bagus. Biasanya penduduk desa ini menawarkan harga yang jauh lebih tinggi dibanding tempat wisata/oleh-oleh lainnya. Sebagai contoh, kain songket ditawarkan dengan harga 250rb, namun dengan menawar saya mendapatkan harga 130rb, dan itu pun saya merasa masih terlalu mahal karena setelah saya ke pasar cakranegara, saya bisa mendapatkan kain songket dengan harga 70rb. Namun, kain songket yang dihasilkan penduduk desa sade berbeda dengan kain songket yang di jual di tempat wisata lain maupun pasar cakranegara, karena kain songket ini asli butan tangan dengan mesin tenun tradisional, sedangkan yang dijual di tempat lain adalah hasil buatan pabrik dan motifnya pun berbeda serta warnanya.


Choco Truffle Cake & Vanilla Cheese Cake

Kedua cake ini adalah pesenan Bu Yuni untuk Bu Jun dan Bu Etty yang berulang tahun di minggu ini. kebetulan hari ini rapat keilmuan, jadi kuenya baru dikasih hari ini. Tadinya mau nolak bikin kue-kue ini karena filzah udah 2 hari ini demam, tapi Alhamdulillah kemarin sore, demamnya sudah menurun. Jadi mulailah eksekusi kedua kue ini kemarin sore. Choco truffle sebenernya sudah pernah di post resepnya di blog ini, sedangkan yang vanila Cheese cake, baru kali ini saya menggunakan resep yang baru. Berikut saya lampirkan resepnya :
Vanilla Cheese Cake
Bahan:
- 4 kuning telur
- 30 gram gula pasir halus
- 1 sdm susu bubuk
- 4 putih telur
- ¼ sdt garam
- 30 gram gula pasir halus
- 60 gram tepung terigu protein rendah
- 15 gram maizena
- 50 gram margarin, lelehkan dan dinginkan (aku pakai butter)
- 100 gram keju cheddar parut untuk taburan

Cara membuat:
- Kocok kuning telur, 30 gram gula pasir halus sampai kental dan pucat. Kocok rata. Sisihkan.
- Kocok putih telur dan garam sampai setengah mengembang. Masukkan 30 gram gula pasir halus sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai mengembang dan soft peak.
- Masukkan kocokan kuning telur ke dalam kocokan putih telur sambil dikocok perlahan sampai rata.
- Masukkan sedikit demi sedikit campuran tepung terigu, maizena dan susu bubuk sambil diayak dan diaduk perlahan sampai rata.
- Masukkan margarin leleh sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan dan merata.
- Tuang ke dalam loyang yg dialas kertas roti.
- Panggang dalam oven sampai matang sekitar 30 menit atau sampai matang.


Cake Ultah Bu Jun


Cake Ultah Bu Etty