Baking & Travelling

Minggu, 14 Februari 2016

Bali Part 1 (Penglipuran, Danau batur & GWK)

Libur lebaran tahun lalu, saya dan keluarga sengaja pergi berlibur ke Bali. Memang liburan ini sudah di rencanakan jauh hari sebelumnya. Segala persiapan telah kami lakukan mulai dari memesan tiket maskapai (kami menggunakan situs traveloka), memesan hotel dan menyusul itinerary. Memesan tiket dengan menggunakan situs traveloka menurut saya jauh lebih murah dibandingkan website maskapai. sedangkan memesan tiket hotel biasanya saya membandingkan beberapa situs booking online seperti traveloka, booking.com, dan agoda untuk melihat harga yang paling rendah yang di tawarkan. Pemesanan secara online ini sangat membantu saya setiap kali merencanakan sebuah liburan karena setelah tiket dan hotel di tangan, saya lebih leluasa untuk menyusun itinerary.

Liburan kali ini juga dalam rangka 7th wedding anniversary saya dan suami yang tepat jatuh pada hari pertama berangkat ke Bali. Awalnya juga kami tidak menyadari kalau kami memesan tiket keberangkatan di tanggal hari ulang tahun pernikahan saya. Kami berada di bali untuk 5 hari empat malam, cukup banyak objek wisata yang terdaftar dalam itinerary kami, diantaranya desa penglipuran, danau batur dan GWK. Desa penglipuran merupakan salah satu tujuan utama para turis mancanegara. Hampir setiap rumah di kawasan desa ini menjual hasil kerajinan yang dibuat  sendiri seperti anyaman dari bambu, aneka makanan mapun minuman. Tidak jarang para warga mempersilahkan pengunjung  untuk masuk kedalam rumah untuk melihat-lihat rumah warga dan sekaligus menawarkan barang dagangan mereka.



di ruang tunggu SHIA

desa panglipuran, setiap rumah memiliki pintu masuk yang sama seperti ini

setiap rumah di desa ini terdapat papan petunjuk informasi tentang berapa jumlah anggota keluarga dan nama kepala keluarga

spot foto di desa penglipuran

foto berdua di hari ulang tahun pernikahan

lingkungan di dalam desa penglipuran, sangat bersih dan tertata rapih



terdapat berbagai macam alat musik tradisional bali di sebuah rumah/ pendopo 


kawasan dalam GWK
patung garuda yang sampai dengan saat ini masih belum disatukan dengan patung wisnu


pemandangan dari atas pendopo dekat patung wisnu

patung wisnu dari kejauhan

7 tahun yang lalu foto disini masih berdua tahun 2015 foto di sini sudah ber4, InsyaAllah tahun-tahun mendatang bertambah lagi pasukannya :)

abi, kakak dan dd berfoto di kolam ikan di bawah patung wisnu

terdapat teater terbuka untuk pertunjukan seni tari mapun legenda di area GWK


miniatur hasil akhir dari patung wisnu dan garuda yang sampai dengan hari ini masih dalam proses pengerjaan
danau batur dari kejauhan, sayangnya kami tidak sempat untuk turun menuju danau batur dikarena kami memiliki tempat-tempat lain yang belum kami kunjungi sesuai dengan itinerary yang telah kami buat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar